Senin, 13 Februari 2012

Behind the Lore ~ Bedah Cerpen Dongeng Kanvas

Saia kayaknya sudah cukup lama nunda mempromosikan Fantasy Fiesta 2011 di blog, padahal buku ini memuat salah satu cerpen saia. Ini covernya...
  
  
Yup. Silakan diserbu di toko-toko buku terdekat, sudara-sudari. Best Seller di beberapa toko buku, lho!!  Jangan lupa seri sebelumnya juga, Fantasy Fiesta 2010, kalau belum punya. Cerita saia sebelumnya, Kota Para Penjarah, juga ada di sana.
 
Nah, ceritanya, tadi saia lihat tanggalan dan nyadar, "OMG, besok 14 Februari! Saia harus kasi hadiah Valentine's Day untuk para pemampir blog!" Maka jadilah, saia menggali-gali konsep yang dah kesimpen lama di otak saia yaitu...
 
The Making of Dongeng Kanvas!
    

Senin, 28 November 2011

Gathering Kastil Fantasi dan Cerita Saia di Story Teenlit Magazine

Ini Covernya.
Problem, Archimedes?
Hari ini saia gumbira. Biasanya kalau saia gumbira berarti ada sesuatu yang bisa dihina-hina. Tapi tidak kali ini.
 
Post ini saia tulis dalam rangka pengumuman dua hal. Pertama adalah karena naskah cerpen yang saia kirim beberapa bulan lalu diterima untuk dimuat di dalam cerita fantasi Story Teenlit Magazine Edisi 28/Th. III, 25 November - 24 Desember 2011.
 
Yang disamping ini nih covernya. Majalah dimaksud sudah bisa didapat hari ini di lapak-lapak majalah kesayangan anda dengan harga eceran 18 rebu sahaja.
    

Senin, 21 November 2011

The Three Editings ~ Isi, Bahasa, dan Sisanya

Saia pengen nulis soal dinas saia di Republik Super Junior, tapi ntar pada bosan. Jalan lagi, jalan lagi. Kapan nulisnya? 

Jadi kali ini saia bikin catatan pendek soal menulis saja ya.

Bulan-bulan terakhir ini saia sibuk menyelesaikan naskah Semesta Matryoshka. Waktu mulai ngerjain naskah ini sekitar bulan Maret 2011, saia ngebidik untuk bikin novel 100 ribu kata. First draft berhasil saia selesaikan di 95 ribu kata. Kurang goceng dari seharusnya. Tapi itu pertanda baik. Makin ramping naskahnya, makin terjangkau harganya. Gitu kira-kira prinsip para penerbit novel komersial.

Plus saia juga melihat beberapa subplot ga penting yang potensial dipapas untuk ngebikin karya ini lebih ramping. Jadilah saia memulai proses editing / menulis ulang.
 

Selasa, 11 Oktober 2011

The Rainbow Serpent ~ Wajah Keragaman di Tepi Sungai Yarra

Waktu dapat bocoran kalau saia bakalan dinas ke Melbourne, saia gumbira setengah mati. Wajar dong. Namanya juga orang pelit. Paling girang deh kalau bisa ke luar negeri tanpa keluar biaya pribadi. 
 
Tapi sebelum dinas, saia harus kerja mati-matian plus overtime gak dibayar beberapa hari untuk menyelesaikan persiapan ke sana. Mana di saat genting, Bos dikirim dinas seminggu ke Republik Super Junior. Untungnya saia dan rekan-rekan bisa menyelesaikan semua persiapan dengan baik. Paspor keluar, presentasi kelar, visa beres, tinggal berangkat.